Desa di Mojolaban bentuk TIPP
Sejumlah
desa di Mojolaban penerima program bantuan pengembangan lingkungan
permukiman berbasis komunitas atau neightbourhood development
(PLP-BK/ND) dari pemerintah pusat masing-masing senilai Rp 1 miliar
mulai membentuk tim inti perencanaan partisipatif (TIPP).
Pembentukan itu dilakukan menyusul cairnya dana ND tahap satu senilai Rp 200 juta.
Koordinator
BKM Desa Klumprit, Agung Prabowo mengatakan kendati TIPP sudah siap,
namun hingga kini pihaknya masih menunggu proses pengadaan tenaga ahli
perencanaan (TAP).
”Untuk perencanaan partisipatif masih
berjalan, tapi kami sudah berancang-ancang akan menggunakan dana ND
untuk menata lapangan desa dan memaksimalkan sendang sebagai tempat
outbound,” terangnya ketika dijumpai Espos, Kamis (4/2) di desanya.
Hal
senada juga dikatakan Koordinator BKM Pengkol, Suradi. Dia mengatakan,
hingga saat ini pihaknya bersama TIPP masih menggali potensi yang ada
di desanya untuk dikembangkan. Hanya saja, katanya, dana ND yang ada
nantinya akan digunakan untuk mengembangkan bidang pertanian,
peternakan dan pengelolaan sampah.
Sementara itu, Koordinator
BKM Desa Kragilan, Nuryanto mengakui hingga saat ini pihaknya masih
kesulitan dalam mensosialisasikan program ND ke masyarakat. ”Kebanyakan
masyarakat menginginkan pembangunan fisik di wilayahnya seperti
pengaspalan jalan.”
Sebagaimana diketahui, 15 desa/kelurahan
di Sukoharjo terpilih mendapatkan bantuan program ND. Desa atau
kelurahan tersebut meliputi Kelurahan Sonorejo (Sukoharjo), Desa
Menuran, Duwet, Kadilangu, Ngrombo (Baki), Desa Sanggung, Blimbing,
Krajan (Gatak) dan Desa Triyagan, Klumprit, Gadingan, Laban, Cangkol,
Kragilan (Mojolaban). - Oleh : ufi

kirim ke teman
versi cetak
Visitors :32661 Org
Hits : 104578 hits
Month : 2212 Users